Pada suatu malam di Pendopo Agung yang damai, dibawah kubah nan hijau, guru kami Syech Ibnu Abbas Qoyiman tengah memberikan kami untaian kata kata yang disampaikan dengan tutur kata yang bersahaja dan bijak kepada kami pada malam itu, tidak kurang dari 27 orang yang hadir sedang asik mendengar tutur katanya untuk dibekali dalam qolbu kami.
Ada pertanyaan yang Beliau ajukan kepada kami, pertanyaan yang sangat sederhana dan kami mencoba menjawabnya. Pertanyaan beliau seperti ini, “APA YANG KALIAN KETAHUI TENTANG JUMLAH BULAN DALAM SETAHUN, DAN APA YANG AKAN KALIAN LAKUKAN KETIKA BERTEMU DENGAN TIGA BULAN YANG KAMU SINGGAHI DALAM SETAHUN ITU ?”
Kami diam semuanya, kami hanya memperhatikan air wajah guru kami yang bersahaja pada malam itu, diluar udara sejuk dan bulan terang bendrang bulat penuh. Sambil merapikan janggutnya nan putih, lalu guru kami menjelaskan dengan lemah lembut,tatapan matanya tajam, lekuk lekuk kerut diwajah kelihatan sempurna menandakan betapa setiap jejak hidup yang ia liwati menggoreskan kearifannya.
beliau mengulang pertanyaan itu dan kembali menjawabnya sendiri “APA YANG KALIAN KETAHUI TENTANG JUMLAH BULAN DALAM SETAHUN, DAN APA YANG AKAN KALIAN LAKUKAN KETIKA BERTEMU DENGAN TIGA BULAN YANG KAMU SINGGAHI DALAM SETAHUN ITU ?” bahwa dalam setahun Allah SWT menciptakan 12 bulan sebagai tanda bahwa bahwa itu genap setahun. Dalam setahun itu ada 12 bulan dan dalam 12 bulan ada tiga bulan yang utama yakni Bulan Rajab, Bulan Syaban dan Bulan Ramadhan.
Sabda Nabi SAW, bahwa dalam setahun ada 12 bulan dan kalian pasti akan meliwati tiga bulan utama yakni bulan Allah SWT, Bulan ku dan dan bulannya Ummatku.Bila kalian melwati bulan bulan itu maka singgahilah .Hadist riwayat Buhori Muslim.
Yang dimaksud hadist diatas mengenai tiga bulan itu adalah Bulan Rajab, Bulan Syaban dan Bulan Ramadhan. Dan apa yang akan kalian lakukan dalam ketiga bulan itu ketika bulan itu menghampiri hidup kalian?”
lalu guru kami membacakan kitab, dan kitab itu berwarna hijau,beliau memulai membacanya ;
;• Abul Fath dari al-Hasan, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Rajab itu bulannya Allah, Sya’ban bulanku, dan Ramadan bulannya umatku.”
• Sabda Rasulullah SAW : “Pada malam mi’raj, saya melihat sebuah sungai yang airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari air batu dan lebih harum dari minyak wangi, lalu saya bertanya pada Jibril .: “Wahai Jibril untuk siapakan sungai ini ?”Maka berkata Jibril.: “Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yang membaca asmahulhusnah untuk Allah SWT dan salawat untuk engkau di bulan Rajab ini”.

Murid murid ku inilah Keistimewaan Bulan Rajab :
1. Bulan Rajab ada peristiwa Israj Mirajnya Rasulullah SAW, dimana turunnya perintah Shalat lima Waktu.
2. Bulan Rajab termasuk dalam bulan Haram, dimana Ummat Islam pada bulan itu tidak boleh berperang, ada 4 bulan yang masuk dalam katagori bulan Haram yakni :
Bulan Rajab juga merupakan salah satu bulan haram yaitu, Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab
Ketika kalian memasuki bulannya Allah SWT yakni bulan Rajab,maka lakukan ini :
1.berpuasa sunalah diawal bulan Rajab.
2.perbanyak dzikirullah Asmahulhusnah.
3.Perbanyak dzikir ampunan dan shalat taubat.
4.Perbanyak membaca Surah Surah Utama dibulan Rajab diantaranya : Surah Al Mulk, Surah Ar Rahman, Surah Taubah, Surah Al Isra, Surah Al Maarij.
5.Perbanyak shalat taubat.
Dan Jika kalian memasuki Bulan Syaban maka lakukan ini :
1.Perbanyaklah membaca Shalawat untuk Rasulullah SAW.
2.Perbanyaklah membaca surah surah utama didalam bulan Syaban diantaranya membaca Surah AlHajj, Surah Al Mukminum, Surah Yasin, Surah Muhammad, Surah AlMu’min, Surah Munafiqun.
3.Seringlah berpuasa Sunah sesuai Hadist yang kami bacakan mengenai perintah puasa sunah di bulan Syaban adalah
Dari A’isyah radliallahu ‘anha, beliau mengatakan, “Terkadang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam puasa beberapa hari sampai kami katakan, ‘Beliau tidak pernah tidak puasa, dan terkadang beliau tidak puasa terus, hingga kami katakan: Beliau tidak melakukan puasa. Dan saya tidak pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa sebulan penuh kecuali di bulan Ramadhan, saya juga tidak melihat beliau berpuasa yang lebih sering ketika di bulan Sya’ban.’” (H.R. Al Bukhari dan Muslim)
A’isyah mengatakan, “Belum pernah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa satu bulan yang lebih banyak dari pada puasa bulan Sya’ban. Terkadang hampir beliau berpuasa Sya’ban sebulan penuh.” (H.R. Al Bukhari dan Msulim)
A’isyah mengatakan, “Bulan yang paling disukai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melaksanakan puasa adalah bulan Sya’ban, kemudian beliau lanjutkan dengan puasa Ramadhan.” (H.R. Ahmad, Abu Daud, An Nasa’i dan sanad-nya disahihkan Syaikh Syu’aib Al Arnauth)
Ummu Salamah radliallahu ‘anha mengatakan, “Saya belum pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa dua bulan berturut-turut selain di bulan Sya’ban dan Ramadhan.” (H.R. An Nasa’i, Abu Daud, At Turmudzi dan disahihkan Al Albani)
Dari Usamah bin Zaid, beliau bertanya, “Wahai Rasulullah, saya belum pernah melihat anda berpuasa dalam satu bulan sebagaimana anda berpuasa di bulan Sya’ban. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Ini adalah bulan yang sering dilalaikan banyak orang, bulan antara Rajab dan Ramadhan. Ini adalah bulan dimana amal-amal diangkat menuju Rab semesta alam. Dan saya ingin ketika amal saya diangkat, saya dalam kondisi berpuasa.’” (H.R. An Nasa’i, Ahmad, dan sanad-nya di-hasan-kan Syaikh Al Albani)
Bila kalian memasuki bulan Ramadhan ,bulannya Ummat nya Rasulullah SAW,maka
1.Kerjakan puasa Ramadhan sebulan Penuh.
2.Hatamkan Al Qur’an.
3.Perbanyak Sadaqoh.
4.Kerjakan shalat shalat sunah, terutama shalat Qiamulail.
5.Kerjakan Zakat di penghujung Ramadhan.
Karena Kata guru Syech Ibnu Abbas Qoyiman, setiap kebaikan dan kebajikan yang dikerjakan selama bulan Ramadhan maka akan Allah lipat gandakan amal pahalanya dari bulan biasa. Subhanalallah. Istimewanya lagi dimana bulan Ramadhan maka Allah liburkan segala bentuk siksa alam kubur.
Sabda Nabi SAW, bahwa ada yang bertanya kepada ku apa ke istimewaan dari bulan ummatku, kata Nabi SAW, bahwa dilipatgandakan amal kebaikan dan pahala serta ampunan, dan selain itu Allah hentikan segala bentuk siksa alam kubur, hingga berakhirnya bulan yang mulia ini, yakni bulan ummatku Ramadhan.
demikianlah tausiah yang disampaikan oleh guru kami, dan ternyata SUBHANALLAH SAYA RUPANYA BERMIMPI BERTEMU GURU KAMI SYECH IBNU ABBAS QOYIMAN, SUBHANALLAH, KARENA SESUNGGUHNYA BELIAU TELAH WAFAT. Dan saya bermimpi bertemu beliau, terima kasih ya Allah, diawal Rajab aku bermimipi bertemu guru yang mulia.Subhanallah.
Wasalam
Alhajj SM